Bursa Inovasi Desa DPMD Kab. Sampang 2018

Bursa Inovasi Desa DPMD Kab. Sampang 2018

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sampang terus melakukan gebrakan untuk memajukan Desa misalnya pada Gelar Inovasi Desa yang digelar di GOR Wijaya Kusuma pada kamis 29 November 2018. Kepala DPMD Kabupaten Sampang H. Abd. Malik Amrullah, SH, MSi bahwa kegiatan ini diikuti 775 peserta yang terdiri dari Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Tokoh Masyarakat, Pendamping Lokal Desa, Tenaga Ahli dan Tim Pelaksana Inovasi Desa. dengan masing – masing kecamatan5 – 7 orang sebagai pengurus.

Beliau juga menambahkan, kegiatan tersebut digelar karena selama ini program dari Dana Desa (DD) yang monoton, maka dari itu dengan adanya gelaran Bursa Inovasi Desa bisa mendorong ide – ide yang berdaya guna dari masyarakat Desa sekaligus menjadi wadah inspirasi untuk perkembangan yang kelak bisa bermanfaat untuk kemajuan Desa.

Dengan demikian Desa bisa mengembangkan setidaknya tiga inovasi dasar yang menjadi salah satu penggerak kemajuan di Desa, yaitu inovasi dalam infrastruktur, kewirausahaan dan SDM, pengembangan ini yang perlu dilakukan salah satunya olahraga rakyat dengan contoh bahwa di Desa tersebut sudah ada lapangan futsal. Bagaimana lapangan futsal tersebut bisa lebih berfungsi lagi, misalnya dengan menambah area bermain anak atau kolam pancing di sekitar lapangan futsal untuk lebih menarik daya kunjung masyarakat yang bernilai ekonomis.

Dalam gelaran Bursa Inovasi Desa ini, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) tiap Kecamatan memamerkan hasil karya terbaiknya dengan harapan bentuk kemandirian ini bisa ikut menunjang perekonomian di Desa dengan pembinaan melalui program yang tepat dari Pemerintah setempat, keikutsertaan Pemerintah setempat disini menjadi salah satu penentu kelansungan perkembangan inovasi – inovasi yang dilahirkan di Desa.

Kepala DPMD Kabupaten Sampang H. Abd. Malik Amrullah, SH, MSi juga menambahkan, Insya Allah di tahun – tahun mendatang pihak DPMD akan ikut serta untuk menjadi salah satu penentu laju perkembangan inovasi ini, setidaknya mengusahakan untuk hak paten dan pendistribusian hasil produksi, namun sbelumnya harus melalui uji teknis, yang nantinya inovasi – inovasi tersebut memiliki daya ekonomis dan bisa dikelola bersama oleh masyarakat Desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *