Peran TTG Dalam Membangun Pertanian

Peran TTG Dalam Membangun Pertanian

Dalam forum workshop Teknologi Tepat Guna yang digelar selama tiga hari di Hotel Wisata Camplong Dinas PMD Kabupaten Sampang berkesempatan menghadirkan tenaga ahli inovasi TTG di bidang pengolahan lahan pertanian, ini merupakan bentuk sinergitas dalam rangka memajukan pengelolaan potensi lokal, hadirnya TTG tersebut memungkinkan masyarakat desa dalam menjawab permasalahan – permasalahan yang timbul utamanya di sektor pertanian.

PERAN TTG MEMBANGUN PERTANIAN

Hal mendasar yang perlu kita pahami adalah tentang iklim tropis yang ada di daerah kita, ini nantinya berkaitan dengan jenis dan karakteristik hama yang biasanya ada di daerah tropis, kemudian pengolahan bahan organik menjadi pupuk dan listrik di lahan yang minim.

ALAT TTG YANG DI TERAPKAN

Lampu Perangkap Serangga tenaga surya dan listrik.

Cara Kerja :

Cahaya khusus yang dihasilkan dari alat ini akan menarik serangga dan jenis hama lainnya, kemudian akan jatuh dalam wadah yang sudah di siapkan di bawah cahaya tersebut.

Instalasi :

  1. Jumlah di sesuaikan dengan luas lahan, minimal dalam 1 lahan terpasang 3 alat.
  2. Waktu ideal pemasangan adalah 3 s.d 5 hari sebelun masa tanam.
  3. Atur ketinggian alat sesuai dengan tinggi tanaman.
  4. Selalu isi wadah perangkap dengan air yang dicampur deterjen

Spesifikasi :

  1. Tiang besi dengan tebal 2 inci
  2. Kabel utama twisted 20 x 10
  3. Kabel instalasi supreme
  4. Box panel
  5. Tiang aluminium
  6. Lampu DC 0,5 Watt

Hama yang ditangkap :

  1. Segala jenis kaper
  2. Trips
  3. Wereng
  4. Ororng – orong
  5. Jangkrik
  6. Kiskisan
  7. Kepiding tanah
  8. Kupu – kupu / ngengat
  9. WBC
  10. Serangga malam

Terapan Pada Komoditas :

  1. Tanaman bumbu dapur
  2. Padi
  3. Jagung
  4. Jenis kacang
  5. Kopi
  6. Coklat
  7. Salak
  8. dll

Bioreaktor Kapal Selam

Fungsi :

Bangunan yang di desain khusus untuk bisa merubah bahan anorganik menjadi organik serta bisa menghasilkan istrik mandiri.

Produk yang dihasilkan :

  1. Pupuk organik padat
  2. Pupuk organik cair
  3. Gas mektan (listrik)

DAMPAK JANGKA MENENGAH

  1. Menurunnya penggunaan pupuk berbahan kimia
  2. Menjadikan kawasan pertanian yang sehat
  3. Kesehatan para petani
  4. Kualitas hasil pertanian
  5. Kualitas harga jual
  6. Peluang pasar

DAMPAK JANGKA PANJANG

  1. Menjadikan kawasan sebagai industri pertanian
  2. Menjadikan kawasan pertanian sehat menuju organik
  3. Kemandirian pupuk
  4. Kemandirian energi
  5. Swasembada pangan
  6. Berkelanjutan

DOWNLOAD MATERI LENGKAP