Tata Cara Pembentukan Kelompok Gotong Royong

Tata Cara Pembentukan Kelompok Gotong Royong

Jurnal Pengantar dari Isnainy Asri Rengganis, SE, M.Si Kasie Pemberdayaan Tradisi Masyarakat Dinas PMD Kabupaten Sampang

Pengertian :

Kelompok Gotong Royong adalah suatu lembaga kemasyarakatan desa/kelurahan yang dibentuk berdasarkan surat keputusan Kepala Desa/Lurah dengan tujuan untuk menggerakkan dan mengembangkan pembangunan partisipasi, gotong royong dan swadaya masyarakat. Pengurus Kelompok Gotong Royong adalah warga/masyarakat desa/kelurahan setempat

Alur Pembentukan :

  1. Kelompok gotong royong dari Desa dan Kelurahan
  2. Musyawarah Desa atau Kelurahan pembentukan kelompok gotong – royong
  3. Penetapan kelompok gotong – royong Desa atau Kelurahan

Penetapan :

Tujuan dari pembentukan adalah untuk menetapkan kelompok gotong – royong Desa dan Kelurahan dengan keputusan Lurah atau Kepala Desa setempat yang di fasilitasi oleh aparat desa dan kelurahan setempat, kemudian akan muncul hasil dari penetapan berupa Surat Keputusan Lurah atau Kepala Desa ( Form 03) dan Lampiran Keputusan Lurah dan Kepala Desa ( Form 04 ).

Perencanaan dan Evaluasi :

Tujuan dari hal tersebut diatas adalah untuk menyusun perencanaan kegiatan pada setiap bidang kelompok gotong – royong Desa dan Kelurahan yang di fasilitasi oleh Aparat Desa dan Kelurahan, Tokoh Masyarakat, Aparat Kecamatan yang akan dihadiri oleh peserta dari seluruh kelompok gotong – royong dari Desa dan Kelurahan yang nantinya akan muncul hasil berupa dokumen perencanaan kegiatan dari kelompok gotong – royong Desa dan Kelurahan yaitu Daftar Hadir ( Form 01 ) dan Rencana Kegiatan Kelompok Gotong – Royong ( Form 05 ) dengan catatan terlampir yang menyebutkan bahwa kegiatan yang memerlukan narasumber dari OPD Kabupaten Sampang dapat mengirimkan surat resmi dengan kop kelompok gotong – royong dan diketahui oleh Lurah atau Kepala Desa setempat

DOWNLOAD